Sunday, March 25, 2018

BELAJAR DENGAN TETANGGA: ELIMINASI HIV DARI IBU KE ANAK DI THAILAND


Prevalensi ibu hamil HIV di Thailand menurun dari 2 % di tahun 1990 menjadi 0.6 % di tahun 2015 dan penularan HIV dari ibu ke anak menurun dari 20-40 % menjadi 1.9 %. Penggunaan ARV pada program PPIA meningkat dari 64.6 % di 1998 menjadi 95.6 % di tahun 2015.
Intip-intip apa yang Kementerian Kesehatan Masyarakat (MOPH) dan instansi lainnya lakukan yuk:
1.     Motto: Selamatkan anak dari AIDS

2.     Pemerintah bilang anak itu investasi bagi masa depan, 1 anak positif HIV akan menjadi beban sosial dan ekonomi

3.     Pemerintah mendukung penuh dana program HIV-AIDS dengan hanya 4% dari donasi

4.     Sistem informasi yang terintegrasi dengan -Sistem Pengawasan dan Intervensi HIV the Perinatal HIV Intervention Monitoring System (PHIMS) dan layanan Pencegahan Penularan HIV dari ibu ke anak-(PPIA)

5.     Tes HIV pada semua ibu hamil pada ANC pertama

6.     Bebas Susu formula hingga 12 bulan untuk bayi dari ibu positif

7.     Kepemimpinan dan kerjasama Multi sektor, pemerintan dan non-pemerintah. Seperti, program donasi Zidovudine dari Palang Merah Thailand

8.     Produksi ARV dalam negri dan tidak dikapilisasi farmasi swasta- 
GENERIK HANYA $ 360- RP 4 JUTA/PASIEN/TAHUN 

9.     Komitment media masa dan politik dalam program Kondom dan lain lain

10.  Operasi Sesar menjadi pilihan saja untuk kondisi tertentu: telat terdeteksi, telat pengobatan ARV,  viral load> 1000, tidak patuh ARV, tidak ANC dll

11. Proses melahirkan normal (vaginal delivery) yang invasive seperti menggunakan vacum, foetal scalp electrodes, forceps extraction (menggunakan alat forcep), vacuum extraction (vakum) and artificial membrane rupture (proses memberikan obat untuk mempercepat membrane menipis) dihindari. Memotong jalur lahir  (episiotomy)  dilakukan pada saat yang tepat untuk meminimalisir si bayi untuk terexpose darah dan cairan ibu 

11.  Kurikulum sekolah tentang kesehatan reproduksi dan HIV oleh Kementerian kesehatan masyarakat

12.  Workshop intensif untuk semua tenaga kesehatan tentang hal-hal terkait pelayanan dan pencegahan HIV di layanan kesehatan dan pendidikan mereka

13.  Tenaga kesehatan yang telah terlatih menjadi konsultan untuk wilayah kerjanya

14.  Kontrasepsi Ganda, Kondom dan kontrasepsi lainnya

Penulis : Usa Thisyakorn (2016), 

Elimination of mother-to-child transmission of HIV: lessons learned from success in Thailand




Full text:
https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/20469047.2017.1281873


To cite this article: Usa Thisyakorn (2017) Elimination of mother-to-child transmission of HIV: lessons learned from success in Thailand, Paediatrics and International Child Health, 37:2, 99-108, DOI: 10.1080/20469047.2017.1281873